Beranda > Cerita, Pandangan > UP for Hope

UP for Hope


Up itu judul film animasi. Sewaktu saya sedang Kerja Praktik di Jakarta, teman-teman kuliah saya yang juga sekantor mengajak nonton film di bioskop. Mereka ingin sekali nonton film Up.

Menurut saya,  buat apa menonton film animasi!! Film seperti itu cocoknya untuk adik atau keponakan kita yang masih kecil!”

Finally

Tidak jadi nonton Up. Malah nonton yang lain.

Tetapi saat saya kembali ke Jogja… teman-teman saya bercerita kalau film Up itu bagus. Akhirnya hadirlah saya dan @ginajarizki yang ternyata juga penasaranmau nonton film ini.

Ternyata….

Film ini justru harus ditonton sama siapa yang “merasa” dewasa, yang dipenuhi dengan ide-ide segar. Film ini juga harus ditonton untuk yang sedang berharap.

Harapan adalah alasan manusia untuk tetap hidup, untuk tetap berjuang dan tetap percaya bahwa apa yang dicita-citakan dapat tercapai.

Kalimat tersebut adalah pelajaran yang saya peroleh dari menonton film ini.

Contohnya, di dalam film ini, tiap tokoh memiliki cita-cita/tujuan masing-masing, seperti:

Tokoh Kakek Carl dan istrinya Ellie mempunyai harapan untuk membangun rumah di tepi air terjun  yang akhirnya tercapai (meskipun akhirnya nenek Ellie harus meninggal lebih dahulu, rumah itu akhirnya berdiri berkat perjuangan Kakek Carl dan sedikit faktor ketidaksengajaan).

Tokoh Russel punya cita-cita untuk mendapat badge ‘Menolong Orang Tua’ yang akhirnya terlaksana melalui petualangannya bersama Kakek Carl.

Serta tokoh Kapten Muntz yang tidak putus asa untuk mencari seekor burung purba demi merehabilitasi namanya (dia memang gagal menunjukkan burung purba itu ke hadapan publik tapi terlepas dari sifat dan keadaannya, ia tetap “menemukan” burung itu).

Indonesia,  berdiri atas harapan para pejuang dan rakyatnya untuk merdeka.

Dan akhirnya… merdeka.

Jadi, tidak ada salahnya terus berharap.
Disertai dengan usaha tentunya.

Iklan
Kategori:Cerita, Pandangan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: